Tingkatkan Kapasitas Guru: SMAN 1 Dagangan Adakan Workshop ATP dan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Belajar

Madiun – Guru adalah dinamisator kegiatan belajar dan mengajar bagi peserta didik. Selain dituntut mampu menguasai materi ajar, guru juga harus memahami aspek epistimologinya.

Peserta didik adalah orientasi dari kegiatan KBM. Kelihaian dalam penguasaan metodologi amat sangat berjalan seiring Alur Tujuan Pembelajaran dan Modul Ajar.

Pendekatan diferensiasi merupakan ruh dari kurikulum merdeka belajar. Sehingga keragama kemampuan peserta didik dapat terjawab secara optimal.

“Ketepatan pemilihan metode bagi peserta didik akan dapat mempersempit ruang kegagalan dalam KBM”, terang Ibu Wahyu Astuti Budi, S.Pd., M.Pd.

Paparan ibu Wahyu tersebut menekankan pada kejelian guru dalam mengantarkan anak didiknya agar sampai kepada tujuan dimaksud, yaitu KBM.

Kegiatan Workshop ATP, Modul Ajar dan Pengisian E-KOSP tersebut dilaksanakan pada tanggal 22 -24 September 2022, bertempat di R.M Pemuda, Jalan Agus Salim Kota Madiun dengan narasumber bp. Drs. Purjanto, M.Pd.

Agenda ‘capacity building’ peningkatan kapasitas di atas dilaksanakan dari pukul 07.30 sampai dengan 16.00. Peserta adalah para guru SMAN 1 tahun ajaran 2022/2023.

Turut memberikan wejangan antara lain, Bapak Supardi, S.H, M.Pd, KaCabdin Pendidikan Wil. Madiun , Pengawas Pembina yaitu bapak Hari Suryanto, M.M.