Madiun, SMAN 1 Dagangan menggelar Pameran Kreativitas Duta Anti Plastik, sebuah acara yang menampilkan berbagai karya inovatif siswa dalam mengolah sampah plastik menjadi barang yang bernilai guna.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk mengedukasi siswa dan masyarakat tentang bahaya sampah plastik, sekaligus mendorong solusi kreatif untuk masalah lingkungan.
Pameran yang digelar di depan sekolah ini memamerkan beragam produk, mulai dari tas belanja, kerajinan tangan, hingga “batik plastik” yang berhasil menarik perhatian banyak pengunjung, termasuk Bupati Madiun, Bapak Hari Wuryanto.
Para Duta Anti Plastik, yang merupakan siswa-siswi pilihan, mempresentasikan karya mereka dengan penuh percaya diri. Kepala SMAN 1 Dagangan, Bapak Muhadi, menyampaikan rasa bangganya atas kreativitas dan kepedulian siswa. “Kegiatan ini menunjukkan komitmen sekolah kami untuk menciptakan generasi emas yang peduli lingkungan,” ujar beliau.
“Melalui Duta Anti Plastik, kami berharap kesadaran akan bahaya sampah plastik tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga menyebar ke masyarakat luas.” Bapak Muhadi juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Madiun yang diwakili oleh Bapak Bupati.
Apresiasi dari Bupati Madiun.
Dalam kunjungan kerjanya, Bupati Madiun, Bapak Hari Wuryanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif SMAN 1 Dagangan. “Saya sangat kagum melihat kreativitas anak-anak kita. Mereka tidak hanya berteori, tetapi langsung beraksi nyata dalam mengatasi masalah sampah plastik,” kata Bapak Bupati. “Ini adalah contoh yang baik dan harus dicontoh oleh sekolah-sekolah lain. Pemerintah Kabupaten Madiun akan terus mendukung program-program edukasi lingkungan seperti ini untuk mewujudkan Madiun yang lebih bersih dan sehat.”
Wahyu Sinartianto, seorang siswa kelas X yang juga merupakan salah satu Duta Anti Plastik, menjelaskan perannya bersama tim. “Kami mendorong teman-teman dan masyarakat sekitar agar sadar akan bahaya sampah plastik,” jelasnya.
“Kami mengumpulkan dan mengolahnya menjadi barang bermanfaat. Kami percaya, setiap tindakan kecil dapat membawa perubahan besar.” Ungkapan ini menunjukkan semangat dan kesadaran tinggi dari para siswa dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Pameran ini tidak hanya menjadi wadah untuk menampilkan karya, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pendidikan lingkungan dapat diintegrasikan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. (SMANSADA, 10/06/25)