Bimtek Pembelajaran Berdiferensiasi dan Sistem Penilaian IKM SMAN 1 Dagangan

Anim Hadi Susanto, Narasumber sekaligus Kepala SMAN 1 Geger saat memberikan materi Bimtek, Rabu (17/05/23).

Madiun – Abad 21 adalah fase pertumbuhan dan perkembangan anak yang lahir setelah 90-an. Zaman ini dipenuhi berbagai perubahan dalam berbagai bidang, termasuk teknologi, ilmu pengetahuan, dan pendidikan.

Sistem Pendidikan adalah salah satu bagian yang harus berbenah dan berinovasi agar tetap relevan dengan perubahan zaman.

“Implementasi Kurikulum Merdeka salah satu wujud kesiapan sistem pendidikan nasional dalam melakukan inovasi sistem pendidikan”, terang Drs. Budhi Hartojo, Kepala Sekolah SMAN 1 Dagangan.

Selain itu, IKM mendorong kreatifitas setiap guru untuk menjalankan aktifitas kegiatan belajar mengajar secara lebih aktual. Selanjutnya, kolaborasi semua pendidik dikerahkan dalam rangka menguatkan karakter profil pelajar Pancasila.

“Pada dasarnya, kehadiran kita, para guru, tidak lain hanya menjadi sosok yang bersahabat bagi murid-muridnya”, jelas Drs. Hari Suryanto, pengawas SMAN 1 Dagangan.

Oleh karena itu, cara pandang guru harus terlebih dahulu berubah, karena guru bukan lagi sumber utama pengetahuan atau ilmu.

“Persoalan pengetahuan sekarang ini sudah banyak bisa dijawab oleh teknologi. Secara faktual guru seringkali ketinggalan”, beber Anim Hadi Susanto, M.Pd, saat memberikan bbimtek di ruang guru SMAN 1 Dagangan.

Kegiatan Bimtek Pembelajaran Berdiferensiasi dan Sistem Penilaian Pada Implementasi Kurikulum Merdeka dijadwalkan pada tanggal, 17, 19, 20 Mei 2023. Kegiatan ini secara umum mendorong kepada bapak/ibu guru agar terus belajar mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan.

(Tim Web)